Dicari-cari ...

Tuesday, December 18, 2012

Efektifitar Ular Tangga HIV/AIDS


Saat ini, jumlah penderita HIV-AIDS usia remaja tahun 2012 adalah sekitar 1,706 jiwa. Terdapat berbagai faktor yang menyebabkan permasalahan ini, salah satunya adalah mengenai kurangnya pendidikan bagi remaja tentang HIV-AIDS.
Pendidikan mengenai HIV-AIDS dapat diberikan melalui beberapa metode, salah satunya adalah sosialisasi. Pemerintah atau dinas terkait telah memberikan sosialisasi mengenai HIV-AIDS di beberapa sekolah yang ada pada wilayah tersebut. Di sisi lain, metode ini dirasa tidak efektif oleh para remaja.
Sosialisasi identik dengan suatu acara yang bersifat formal sehingga remaja dapat dengan cepat merasa bosan sehingga tidak memperhatikan materi yang diberikan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka pada karya tulis ini terdapat gagasan mengenai modifikasi permainan ular tangga sebagai media pendidikan HIV-AIDS. Pola permainan ular tangga “Teens HIV-AIDS Education” ini sama dengan pola permainan ular tangga pada umumnya. Hal yang berbeda hanya dalam informasi atau nilai pendidikan yang diberikan.
Saat ini, banyak tenaga pendidik yang memanfaatkan ular tangga dalam proses pembelajara. Berdasarkan data hasil observasi yang telah dilakukan, permainan ular tangga THE berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan yang dimiliki oleh remaja. Hal ini dapat dilihat dari hasil perbandingan antara pre-tes dan past-tes yang diakukan oleh penulis. Dalam mempermudah proses analisis, maka penulis menjadikan beberapa murid Sekolah Menengah Atas di Probolinggo sebagai peserta. Sebelum pre-tes, rata-rata tingkat pengetahuan remaja adalah sekitar 55%. Setelah itu, peserta akan diberikan permainan ular tangga yang dapat dimainkan dengan teman dekat atau akrabnya. Kemudian, peserta diberikan sebuah past-tes dan berdasarkan hasil past-tes tersebut didapatkan bahwa tingkat pengetahuan para peserta naik sekitar 20%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa permainan ular tangga “Teens HIV-AIDS Education” berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan remaja mengenai masalah HIV-AIDS. Hal ini merupakan hal yang diharapkan oleh penulis sehingga remaja dapat terhindarkan dari tindakan yang menyebabkan HIV-AIDS.

No comments: